Zakat Fitrah Terdistribusikan, Muzakki Rayakan Idul Fitri Penuh Ketenangan

Dalam momentum Ramadan 1447 Hijriyah, Baziskaf DAFI kembali menunaikan amanah dalam menerima dan menyalurkan zakat fitrah dari para muzakki. Alhamdulillah, total zakat fitrah yang terhimpun mencapai Rp22.390.000, yang kemudian telah didistribusikan secara tuntas kepada para mustahik. Dari amanah tersebut, sebanyak 498 paket zakat fitrah berhasil disalurkan kepada penerima manfaat di lingkungan pesantren, serta di beberapa titik wilayah Kabupaten Sidoarjo dan daerah lainnya. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan bagi mereka yang berhak menerima, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Seluruh proses distribusi dilakukan dengan memperhatikan ketentuan syariat Islam, sehingga zakat fitrah yang dititipkan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik yang berhak. Hal ini menjadi komitmen Baziskaf DAFI dalam menjaga amanah para muzakki, agar ibadah yang ditunaikan benar-benar sempurna dan bernilai di sisi Allah SWT. Salah satu penerima manfaat, Ibu Sariyah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterima. Dengan penuh haru, beliau turut mendoakan para muzakki agar ibadahnya diterima dan disempurnakan oleh Allah SWT. Koordinator Baziskaf DAFI, Ust. Andy Setiawan, juga menyampaikan apresiasi dan doa terbaik kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat fitrahnya. “Kami mengucapkan jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh muzakki. Semoga zakat yang ditunaikan menjadi penyempurna ibadah Ramadan, diterima oleh Allah SWT, serta membawa keberkahan dalam kehidupan, harta, dan keluarga.” Melalui penyaluran ini, diharapkan para muzakki dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh ketenangan, karena kewajiban zakat fitrah telah ditunaikan dan amanahnya telah sampai kepada yang berhak. Semoga kebahagiaan yang dirasakan para mustahik menjadi bagian dari keberkahan bagi para muzakki, dan semoga Allah SWT mempertemukan kita kembali dengan Ramadan di tahun yang akan datang. Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Sampai jumpa di Ramadan berikutnya.

Kini Lebih Jelas Menggema, Speaker Masjid Nabawi DAFI Telah Selesai Di Upgrade!

Suara adzan, lantunan ayat suci Al-Qur’an, dan kegiatan ibadah di Masjid Nabawi DAFI kini dapat terdengar lebih jelas dan nyaman. Hal ini seiring dengan telah tuntasnya program peningkatan speaker masjid yang selama ini menjadi kebutuhan penting bagi para santri penghafal Al-Qur’an. Dengan total kebutuhan sebesar Rp8.000.000, alhamdulillah seluruh proses penghimpunan hingga penyaluran telah terselesaikan dengan baik. Peningkatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan ibadah yang lebih layak, sehingga setiap kegiatan di masjid dapat berlangsung dengan lebih khusyuk dan optimal. Terwujudnya program ini merupakan hasil dari ridho Allah SWT yang kemudian menggerakkan hati para donatur, serta dukungan dan syiar dari seluruh keluarga besar DAFI Pesantren Al Qur’an Science. Kolaborasi dalam kebaikan ini menjadi bukti bahwa setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki peran besar dalam menghadirkan manfaat nyata bagi para santri. Sebagai bentuk amanah, penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan oleh Koordinator Baziskaf DAFI, Ust. Andy Setiawan, kepada Takmir Masjid, Muhammad Ubay, untuk selanjutnya dimanfaatkan secara optimal dalam berbagai aktivitas ibadah dan pembinaan di masjid. Melalui program ini, tersampaikan pula rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur yang telah mengambil bagian. Setiap rupiah yang dititipkan tidak hanya menjadi sarana perbaikan fasilitas, tetapi juga menjadi bagian dari syiar Al-Qur’an yang terus menggema di lingkungan pesantren. Semoga setiap amal yang diberikan menjadi amal jariyah yang tidak terputus, dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, serta menghadirkan keberkahan dalam kehidupan para donatur baik dalam harta, kesehatan, maupun keluarga, hingga kelak dipertemukan bersama para penghafal Al-Qur’an di surga-Nya. Dengan selesainya program ini, Masjid Nabawi DAFI diharapkan semakin optimal menjadi pusat ibadah, pembinaan, dan tumbuhnya generasi Qur’ani yang membawa manfaat luas bagi umat.

Dari Amanah menjadi Nyata, Renovasi Atap Masjid Tertuntaskan!

Alhamdulillah, proses renovasi atap Masjid Pesantren Putri DAFI telah resmi tuntas dan seluruh kebutuhan pembangunan telah terpenuhi. Program renovasi yang menelan total biaya sebesar Rp122.000.000 ini kini telah selesai dilaksanakan dengan baik, berkat dukungan dan kepedulian para donatur. Renovasi ini difokuskan pada penggantian kerangka atap yang sebelumnya telah lapuk dan kurang layak, menjadi struktur baru yang lebih kokoh dan aman. Langkah ini dilakukan demi memastikan kenyamanan serta keselamatan para santri putri dalam menjalankan ibadah dan berbagai kegiatan di dalam masjid. Masjid ini nantinya tidak hanya menjadi tempat shalat berjamaah, tetapi juga akan difungsikan sebagai pusat kegiatan keislaman, pembinaan hafalan Al-Qur’an, serta aktivitas pembelajaran para santri. Perwakilan pesantren menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya renovasi ini; “Alhamdulillah, ini adalah bukti nyata bahwa amanah dari para donatur benar-benar sampai dan memberikan manfaat besar. Masjid ini akan menjadi tempat tumbuhnya generasi penghafal Al-Qur’an yang insyaAllah membawa keberkahan bagi banyak orang.” Keberhasilan ini tidak lepas dari peran para donatur yang telah mempercayakan wakafnya untuk pembangunan masjid. Setiap kontribusi yang diberikan menjadi bagian penting dalam menghadirkan tempat ibadah terbaik bagi para santri. Kami mengucapkan jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh donatur yang telah menitipkan wakaf terbaiknya dalam program renovasi ini. Semoga setiap amal yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, bahkan ketika waktu terus berjalan. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan yang berlipat dalam harta, kesehatan, keluarga, serta kemudahan dalam setiap urusan. Semoga para donatur senantiasa berada dalam lindungan Allah, dilapangkan rezekinya, dan kelak dikumpulkan bersama para penghafal Al-Qur’an di surga-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

Jejak Prestasi Santri Beasiswa: Dari Hafalan Al Qur’an Menuju Kampus Impian

Alhamdulillah, kabar bahagia datang dari DAFI Pesantren Al Qur’an Science. Sejumlah santri penerima beasiswa penghafal Al-Qur’an berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan diterima di perguruan tinggi negeri impian pada tahun 2026. Mereka adalah para santri yang tidak hanya menghafal Al-Qur’an hingga puluhan juz, tetapi juga mampu menunjukkan keunggulan akademik di tengah segala keterbatasan. Di balik capaian ini, tersimpan perjuangan panjang, doa yang tak putus, serta dukungan dari banyak pihak yang peduli terhadap masa depan generasi Qur’ani. Di antara santri berprestasi tersebut: Prestasi ini menjadi bukti bahwa Al-Qur’an bukan penghalang untuk meraih pendidikan tinggi, justru menjadi cahaya yang menuntun langkah menuju masa depan yang gemilang. Koordinator Baziskaf DAFI, Andy Setiawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Ini semua adalah karena ridho Allah SWT, perjuangan para santri, doa para guru, serta dukungan luar biasa dari para donatur. Amanah yang diberikan benar-benar menjadi jalan perubahan bagi masa depan mereka.” DAFI Pesantren Al Qur’an Science juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam program beasiswa ini. Pesantren dan Baziskaf DAFI mengucapkan jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh donatur yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Semoga setiap rupiah yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, dilipatgandakan pahalanya, serta menjadi cahaya di dunia dan akhirat. Semoga Allah SWT membalas dengan keberkahan dalam harta, kesehatan, keluarga, dan melapangkan segala urusan. Dan semoga para donatur dikumpulkan bersama para penghafal Al-Qur’an di surga-Nya kelak. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

Santri Beasiswa Lanjutkan Pendidikan di ITS: Chikafitria Raih Golden Tiket!

Kabar membahagiakan datang dari salah satu santri yatim penerima beasiswa penghafal Al-Qur’an. Chikafitria Azzahra Nur Firdaus, yang akrab disapa Chika, berhasil meraih Golden Ticket Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Program Studi Teknik Pangan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa ketekunan menjaga Al-Qur’an, doa orang tua, serta dukungan pendidikan yang tepat mampu mengantarkan seorang santri meraih cita-cita terbaiknya. Chika merupakan gadis asal Sidoarjo, anak kedua dari tiga bersaudara. Ia telah menempuh pendidikan formal dan pesantren di DAFI sejak SMP, dan menjadi salah satu santri penerima beasiswa sejak kelas 9 setelah ayahanda wafat. Di tengah keterbatasan sebagai anak yatim, ia tumbuh dengan semangat belajar dan komitmen kuat terhadap Al-Qur’an. Kecintaannya pada kitab suci sudah dimulai sejak usia dini. Ia mulai menghafal Al-Qur’an sejak taman kanak-kanak dan Alhamdulillah berhasil menyelesaikan 30 juz saat duduk di kelas 9 SMP. Perjalanan menghafal tentu bukan tanpa tantangan. Chika mengakui bahwa tantangan terberatnya adalah ketika bertemu ayat-ayat yang sulit dihafalkan dan melawan rasa malas yang terkadang muncul. Namun ia selalu kembali pada niat awal dan memperbanyak doa agar Allah memberi kemudahan. Baginya, menghafal bukan sekadar menuntaskan 30 juz, tetapi juga menjaga amanah hafalan tersebut. Ia menanamkan komitmen dalam diri untuk rutin murojaah minimal satu juz setiap hari, baik setelah sholat maupun sebelum tidur. Momen paling menyenangkan dalam prosesnya adalah ketika bisa menghafal bersama teman-teman, saling menyemangati dalam kebaikan. Dalam membagi waktu antara akademik dan tahfidz, Chika menerapkan prinsip fokus pada apa yang sedang dijalani. Ketika waktu belajar, ia benar-benar belajar. Saat waktu tahfidz, ia fokus menghafal. Jika ada waktu kosong, ia mengisinya dengan agenda yang paling mendesak. Sebuah nasihat dari sang Mama selalu ia pegang erat: “Kejar akhiratnya, nanti duniamu mengikuti.” Dari kalimat itu, Chika meyakini bahwa jika ia menghafal Al-Qur’an dengan ikhlas dan sungguh-sungguh, maka Allah akan memudahkan urusan dunianya, termasuk dalam prestasi akademik. Kesempatan Golden Ticket ITS ia raih melalui jalur Ketua OSIS. Salah satu persyaratannya adalah membuat esai. Awalnya ia merasa pesimis, namun ia menguatkan diri dengan tekad “Bismillah” dan mencoba sebaik mungkin. Ketika melihat hasil pengumuman, ia merasa sangat bahagia dan bersyukur. Ia meyakini bahwa salah satu faktor terbesarnya adalah doa sang Mama, karena ridho orang tua menjadi kunci utama keberhasilannya. Saat kabar tersebut disampaikan, sang Mama kembali mengingatkan, “Kalau sudah didapat dunia yang kamu mau, kejar lagi akhiratnya.” Chika juga menyampaikan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan beasiswa yang membantunya melanjutkan pendidikan hingga akhir masa SMA di DAFI. Para guru, khususnya wali kelas, banyak membantu dalam proses persiapan dan kelengkapan dokumen yang diperlukan. Ia menyadari bahwa perjalanan ini adalah hasil dari doa, dukungan, dan kerja keras bersama. Bagi Chika, Al-Qur’an adalah penenang dan pembuka jalan. Ia meyakini banyak hal dalam hidupnya yang terasa tidak mungkin, namun Allah mudahkan berkat keberkahan Al-Qur’an. Saat memasuki dunia perkuliahan nanti, ia bertekad tetap menjaga hafalannya dengan bergabung dalam komunitas Qur’an agar dapat terus menyetorkan dan memurojaah hafalan secara rutin. Pesan Chika sederhana namun mendalam, “Tetap semangat menghafal Al-Qur’an. Niatkan semua karena Allah, jangan mengharapkan apa pun selain ridho Allah. Terima kasih untuk para donatur yang telah membantu saya bisa melanjutkan pendidikan di DAFI.” Kisah Chika adalah gambaran nyata bahwa ketika setiap anak diberi kesempatan, pendampingan, dan fasilitas pendidikan yang layak, mereka mampu menorehkan prestasi gemilang, baik dalam menjaga Kalamullah maupun menembus perguruan tinggi terbaik negeri ini. Masih banyak santri yatim dan dhuafa penghafal Al-Qur’an yang menyimpan mimpi besar, namun membutuhkan uluran tangan agar dapat terus melangkah. Dukungan pendidikan dan beasiswa bukan sekadar bantuan materi, melainkan investasi kebaikan jangka panjang yang melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dalam iman, ilmu, dan kontribusi bagi bangsa. Semoga dari setiap hafalan yang mereka jaga, dari setiap doa yang mereka lantunkan, mengalir pula pahala dan keberkahan bagi siapa pun yang turut membersamai perjuangan mereka.

Dari Teori ke Aksi: Santri SMP DAFI Hidupkan Pembelajaran Bernilai Empati

Mengawali tahun 2026, santri SMP DAFI bersama Baziskaf DAFI mencanangkan pembelajaran kokurikuler CORE (Character, Obedience, Resilient, Empathy) sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian dan empati santri melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat, salah satunya dengan mengunjungi Yayasan Yatim/Piatu Al Insan. Kunjungan santri SMP DAFI ke Yayasan Al Insan dilaksanakan dalam rangka kegiatan kokurikuler CORE sebagai bentuk pembelajaran nyata di luar kelas. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial serta membangun karakter santri melalui pengalaman berbagi dan berinteraksi langsung dengan anak-anak yatim dan piatu. Secara keseluruhan, para santri menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam mempersiapkan kunjungan tersebut. Mereka terlibat aktif sejak tahap perencanaan, mulai dari mengonsep kegiatan yang akan dilakukan bersama adik-adik di yayasan, menyiapkan rangkaian acara kebersamaan, hingga menggalang dan menyiapkan bantuan yang akan disalurkan. Proses persiapan ini menjadi bagian penting dari pembelajaran karakter, melatih tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, santri tidak hanya memahami nilai-nilai kebaikan secara teori di ruang kelas, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. Mereka belajar untuk berempati dengan melihat kondisi nyata, menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang dimiliki, serta memahami pentingnya berbagi dengan sesama. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu membuka perspektif baru bagi santri tentang makna kebersamaan, ketangguhan, dan kasih sayang. Kegiatan di Yayasan Al Insan menjadi salah satu implementasi konkret dari nilai Empathy dan Character yang ingin ditanamkan secara berkelanjutan kepada para santri.Ustadz Andy selaku Koordinator Baziskaf DAFI menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat mendampingi para santri dalam kegiatan ini.“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga bisa mendampingi para santri untuk memberikan pengalaman langsung serta mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Semoga dari pengalaman ini kelak menjadikan mereka insan yang sukses namun tidak lupa dengan saudara-saudara yang membutuhkan,” ungkapnya. Sejalan dengan itu, Kepala SMP DAFI Ustadzah Uswatun Aisah berharap setelah mengikuti kegiatan ini, santri memiliki kepekaan sosial yang lebih baik, tumbuh rasa empati terhadap sesama, serta terbentuk karakter yang kuat. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para santri untuk tumbuh sebagai pribadi yang peduli, tangguh, dan konsisten menerapkan nilai-nilai CORE dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program kokurikuler CORE, Pesantren melalui SMP DAFI berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian sosial, mencetak generasi berakhlak, berdaya, dan bermanfaat bagi umat.

Kolaborasi Kebaikan! Baziskaf DAFI Hadirkan Safari Berkisah di TPQ – TKMNU 284 Sholahuddin Al Ayyubi

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Baziskaf DAFI menginisiasi kegiatan Safari Berkisah Sambut Ramadan yang dikemas secara menarik, ringan, dan penuh hikmah. Kegiatan ini disampaikan melalui dongeng dan cerita edukatif yang dibawakan langsung oleh pemateri bersama boneka lucu, sehingga mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan Safari Berkisah ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di TPQ–TKMNU 284 Sholahuddin Al Ayyubi. Hadir sebagai pemateri Ustadz Sholeh bersama boneka kesayangannya Dino, didampingi oleh tim dari Baziskaf DAFI. Kehadiran mereka disambut dengan antusias oleh para murid TPQ dan TK yang sejak awal tampak bersemangat mengikuti rangkaian acara. Suasana sore hari yang syahdu, bahkan dibersamai turunnya hujan, tidak sedikit pun menyurutkan semangat para murid untuk tetap menyimak cerita demi cerita yang disampaikan. Justru, kondisi tersebut menambah kehangatan dan kekhidmatan kegiatan Safari Berkisah. Materi yang dibawakan berfokus pada keutamaan sholat dan bersedekah, dua amalan utama yang perlu terus ditingkatkan, terlebih menjelang datangnya Ramadan sebagai bulan suci nan mulia. Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak, sehingga nilai-nilai kebaikan dapat tertanam sejak dini. Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Dewi, selaku pengajar di TPQ dan TK, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai Safari Berkisah menjadi ruang kolaborasi yang positif sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi para siswa dalam mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadan. Rangkaian acara ditutup dengan penghimpunan infak, yang selanjutnya akan dipergunakan untuk membantu penyelesaian pembangunan masjid penghafal Al-Qur’an, serta untuk penyaluran Al-Qur’an wakaf bagi para siswa TPQ. Sementara itu, Ustadz Andy, selaku Koordinator Baziskaf DAFI, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan asatidzah TPQ–TKMNU 284 Sholahuddin Al Ayyubi atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Ia berharap kegiatan Safari Berkisah ini dapat memberikan manfaat, menumbuhkan semangat ibadah, serta menjadi wasilah kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Menginspirasi Lewat Dakwah Digital, Santri Penerima Beasiswa Baziskaf DAFI Raih Prestasi!

Kabar membahagiakan kembali datang dari santri penerima beasiswa Baziskaf DAFI. Muhammad Raffka Alfarizi, santri kelas XI Azhary MA DAFI, berhasil menorehkan prestasi dalam ajang lomba Video Dakwah tingkat provinsi yang diselenggarakan dalam rangkaian event Counsfess oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Raffka, yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara dan berasal dari Ciamis, Jawa Barat, dikenal sebagai santri yang tekun dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an. Dalam lomba tersebut, ia mengangkat nilai-nilai Islam yang dikemas secara kreatif melalui media video dakwah. Baginya, tantangan utama bukan hanya pada pesan yang disampaikan, tetapi juga pada proses teknis pembuatan video, mulai dari pengambilan gambar hingga tahap penyuntingan yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian. “Yang saya perjuangkan dalam lomba ini adalah bagaimana nilai-nilai Islam bisa tersampaikan dengan baik melalui media video. Prosesnya tidak mudah, banyak rintangan saat pengambilan gambar maupun saat editing, namun dari situ saya belajar untuk terus berusaha dan tidak menyerah,” ungkap Raffka. Selain aktif berprestasi, Raffka juga merupakan penghafal Al-Qur’an. Ia menuturkan bahwa niat utamanya dalam menghafal Al-Qur’an adalah sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Di sisi lain, ia juga memiliki harapan besar untuk dapat membahagiakan kedua orang tuanya, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Ke depan, Raffka memiliki cita-cita menjadi seorang pengusaha sukses yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ketaatan kepada Allah SWT. Ia meyakini bahwa kesuksesan harus diraih melalui ikhtiar yang sungguh-sungguh, diiringi doa dan tawakal. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua bantuan, dukungan, dan doa yang telah diberikan oleh seluruh pihak, baik dalam bentuk materi maupun lainnya. Saya percaya bahwa ridho Allah adalah segalanya, dan perjuangan tidak akan mengkhianati hasil. Jatuh bukanlah kehinaan, tetapi bagian dari proses menuju kesuksesan,” tambahnya. Prestasi yang diraih oleh Muhammad Raffka Alfarizi menjadi bukti nyata bahwa program beasiswa yang diberikan oleh Baziskaf DAFI memiliki dampak yang sangat besar. Melalui beasiswa ini, santri yatim, dhuafa, dan santri berprestasi mendapatkan kesempatan untuk terus belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi terbaik yang mereka miliki. Baziskaf DAFI menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur dan pihak yang telah berkontribusi dalam program beasiswa ini. Dukungan yang diberikan tidak hanya membantu keberlangsungan pendidikan para santri, tetapi juga menjadi jalan lahirnya generasi muda Islam yang berprestasi, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat.

Air Bersih Sudah Mengalir! Kolaborasi Baziskaf DAFI Realisasikan Bantuan Kemanusiaan

Baziskaf DAFI, sebagai Mitra Pengelola Zakat yang selama ini bergerak dan fokus membantu para santri yatim dan dhuafa serta mendukung program pesantren penghafal Al-Qur’an, kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya. Kali ini, Baziskaf DAFI turut berpartisipasi aktif dalam penghimpunan dan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra. Setelah sebelumnya menyalurkan berbagai kebutuhan pokok untuk masyarakat terdampak, Baziskaf DAFI kembali melanjutkan aksi kemanusiaan dengan berkolaborasi bersama Dompet Al Qur’an Indonesia melalui program mulia pembangunan sumur bor di lokasi bencana. Program ini difokuskan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih pascabencana, mengingat banyak fasilitas umum serta sumber air warga yang rusak atau tercemar akibat terjangan banjir bandang. Kegiatan pembangunan sumur bor ini dilaksanakan pada awal Desember 2025 di Gampong Suka Jadi, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah. Proses pembangunan dilakukan oleh rekanan tim relawan yang berada langsung di lokasi, dengan melibatkan partisipasi warga setempat. Pengerjaan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari proses pengeboran hingga instalasi saluran air, agar sumur dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Kehadiran sumur bor ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah bagi warga yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih yang layak. Air bersih tidak hanya menjadi kebutuhan dasar harian, tetapi juga sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah munculnya penyakit pascabencana. Koordinator Baziskaf DAFI, Ustadz Andy Setiawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. “Alhamdulillah, terima kasih kepada para santri yang telah menyisihkan sebagian jajannya serta para donatur yang menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah. Air bersih yang mengalir ini, semoga menjadi sedekah jariyah dan pemberat kebaikan bagi para donatur sekalian. Jazakumullah khairan katsiran,” ungkapnya. Berdasarkan perkembangan di lapangan, banjir bandang yang melanda wilayah Aceh dan sebagian Sumatra menyebabkan kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat, serta keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih. Dalam kondisi pascabencana, bantuan berkelanjutan sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan darurat, tetapi juga untuk mendukung proses pemulihan dan keberlanjutan hidup masyarakat terdampak. Melalui kolaborasi lintas lembaga dan partisipasi para donatur, Baziskaf DAFI berharap semangat kepedulian dan solidaritas ini terus terjaga. Bantuan yang disalurkan tidak hanya menjadi bentuk empati, tetapi juga wujud nyata kehadiran umat dalam membantu saudara-saudara yang sedang diuji, sehingga mereka dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Penuh Berkah! Milad 26 Tahun DWP Provinsi Jawa Timur Berbagi dengan Penghafal Al Qur’an

Dalam rangka Milad ke-26, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Timur kembali menghadirkan program yang membawa kemaslahatan dan keberkahan bagi masyarakat luas. Pada Jumat penuh berkah, 5 Desember 2025, Keluarga Besar DWP Provinsi Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Ketua, Ibu Isye Sri Rahayu Adhi Karyono, A.Ks., M.Si, hadir di tengah-tengah santri Penghafal Al-Qur’an di DAFI Pesantren Al Qur’an Science. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Bakti Sosial Milad ke-26 yang menekankan nilai kepedulian, kebermanfaatan, serta dukungan nyata bagi pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, santri yatim, dhuafa, dan santri berprestasi menerima bantuan paket sembako yang disiapkan melalui program sosial DWP. Ustadz Agus Hariadi, S.Pd.I Alhafiz selaku Mudir DAFI Pesantren Al Qur’an Science menyambut langsung kehadiran rombongan. Dalam sambutan singkatnya, beliau menceritakan sejarah berdirinya pesantren serta perkembangan program pesantren, termasuk penerima beasiswa yatim, dhuafa, dan santri berprestasi penghafal Al Qur’an.“Alhamdulillah, DAFI sampai sekarang masih berkontribusi dalam dunia pendidikan dengan memberikan kuota khusus 20% bahkan lebih untuk santri yatim atau dhuafa yang terkendala biaya namun memiliki tekad kuat menghafalkan Al-Qur’an,” ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, Ibu Isye mewakili Pengurus Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pihak pesantren.“Terima kasih ustadz, sudah diterima dan disambut dengan baik. Semoga sedikit dari kami ini bisa membantu dan bermanfaat untuk para santri penghafal Al Qur’an, terutama yang yatim, dhuafa, dan berprestasi,” ujarnya memberi motivasi kepada seluruh santri yang hadir. Pertemuan singkat yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.00 WIB tersebut meninggalkan kesan mendalam, khususnya bagi keluarga besar DAFI Pesantren Al Qur’an Science. Ini menjadi pengalaman pertama bertemu langsung dengan para anggota DWP Provinsi Jawa Timur, sebuah perjumpaan yang membuka ruang silaturrahim sekaligus memperluas jejaring kebaikan antarlembaga. Kegembiraan juga dirasakan para santri penerima 70 paket bantuan. Fiorenza, salah satu santri yatim tingkat SMP, mengungkapkan rasa syukurnya.“Alhamdulillah ustadz, bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan serta berbagi dengan teman-teman yang lain,” ucapnya penuh ceria. Hal serupa disampaikan Ihsan Ayyasy, santri yatim-piatu asal Surabaya, yang turut mendoakan keberkahan bagi seluruh keluarga besar DWP Provinsi Jawa Timur.“Semoga sehat selalu untuk seluruh Keluarga Besar Dharma Wanita Jawa Timur, khususnya para jajaran pengurus. Apa yang diberikan ini sangat bermanfaat dan sudah saya terima,” tuturnya. Ustadz Andy Setiawan, yang juga sebagai Koordinator Baziskaf DAFI yang membantu memfasilitasi kegiatan ini menutup dengan harapan dan doa terbaik, “Semoga Milad ke-26 Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Timur menjadi awal bagi semakin luasnya kiprah dan kebermanfaatan yang dihadirkan. Kami mendoakan seluruh pengurus dan keluarga besar DWP diberi kesehatan, kelancaran dalam setiap kegiatan, serta keberkahan dalam pengabdian,” demikian pungkasnya.