Upacara Kemerdekaan, Santri Beasiswa Mendapat Amanah Istimewa!

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momen istimewa bagi keluarga besar DAFI Pesantren Al-Qur’an Science. Bukan hanya sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan karakter, kedisiplinan, dan kemampuan dalam menjalankan sebuah amanah.

Ada yang menarik pada pelaksanaan upacara tahun ini. Sebanyak 9 santri penerima Beasiswa Baziskaf DAFI dipercaya mengambil peran dalam pelaksanaan Upacara Kemerdekaan yang digelar tepat pada Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara dilaksanakan secara terpisah di lingkungan Pesantren Putra dan Pesantren Putri, dengan melibatkan para santri dalam berbagai tugas dan peran penting selama prosesi berlangsung. Dua di antaranya adalah Ahmad Zaky Murtadho dan Ahmad Hukma Shobiyya, yang saat ini dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua OSIS SMP dan MA DAFI. Keduanya mendapatkan kepercayaan untuk membawa baki Bendera Merah Putih dan Naskah Proklamasi dalam rangkaian upacara.

Sementara itu, Quinn Jabbar Maulana dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera, sedangkan Aisyah Dewi Rahayu ditunjuk sebagai Pemimpin Barisan Peserta Upacara Putri. Tidak hanya dalam prosesi inti upacara, lima santri penerima beasiswa lainnya turut mengambil bagian dalam Tim Paduan Suara Upacara Kemerdekaan. Mereka adalah Adinda Farida, Ince Alifah, Chadijah Kayla, Al Reina Azzahra, dan Zidny Aqilah.

Kepercayaan yang diberikan kepada para santri beasiswa ini menjadi salah satu gambaran bahwa program beasiswa tidak hanya tentang membantu keberlangsungan pendidikan, tetapi juga membuka ruang bagi santri untuk bertumbuh, berprestasi, belajar memimpin, dan mengemban tanggung jawab.

Bagi Baziskaf DAFI, setiap kesempatan yang diberikan kepada santri untuk mengambil peran merupakan bagian dari proses pembentukan generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap bangsa dan lingkungan sekitarnya.

Seluruh santri putra mengikuti upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 Tahun di pesantren putra

Keterlibatan sembilan santri ini juga menjadi pengingat bahwa di balik sebuah program beasiswa, terdapat perjalanan panjang seorang anak untuk berkembang dan menemukan potensi terbaik dalam dirinya. Dukungan pendidikan yang diberikan hari ini dapat menjadi jalan bagi lahirnya prestasi dan kontribusi mereka di masa depan.

Baziskaf DAFI mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, Orang Tua Asuh, dan para pihak yang telah membersamai Program Beasiswa Penghafal Al-Qur’an. Dukungan yang diberikan bukan hanya membantu mereka untuk terus belajar dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para santri untuk tumbuh, berprestasi, dan mengambil peran di tengah masyarakat.

Mari terus membersamai perjalanan pendidikan mereka. Karena setiap dukungan yang kita berikan hari ini adalah bagian dari ikhtiar menyiapkan generasi penghafal Al-Qur’an yang kelak mampu menjaga nilai-nilai kebaikan, memimpin dengan amanah, dan memberikan manfaat untuk umat serta negeri.

Leave a Comment