Merdeka Karena Bahagia

30 Shafar 1448 H – QS. At Taubah: 33 | K.H. Muhammad Sholeh Drehem, Lc (Pengasuh DAFI Pesantren Al Qur’an Science)

Saudara sekalian,

Banyak yang membayangkan bahwa kekayaan, kemewahan, popularitas, jabatan atau kekuasaan adalah kebahagiaan yang ditujunya. Seakan dengan itu semua, orang lain akan memuliakannya bahkan tunduk, sehingga dengan itu ia bahagia. Anggapan tersebut hanyalah ilusi belaka. Sebab kenyataannya, hidup manusia banyak yang bermula, dijalani dan diakhiri dalam rimba masalah, dimulai dari masalah pribadi, keluarga, pekerjaan dan sosial. Dalam pandangan agama, bahagia itu di dapatkan melalui kemampuan seorang hamba untuk mengenal, mengabdi (beriman) dan dekat dengan Allah SWT, sehingga dzikir terlantun secara otomatis dan menjadi habit (kebiasaan).

Orang beriman tidak mesti selalu tertawa lepas karena bebas dari masalah dunia. Mereka memiliki ketenangan batin yang stabil karena kebahagiaannya berakar dari :

  1. Rasa dekat pada Allah SWT.
  2. Keyakinan yang kuat pada takdir
  3. Sikap qana’ah (merasa cukup dan ridla) atas apa yang diberikan Allah SWT, padanya.
  4. prasangka baik pada Allah SWT.
Ilustrasi gambar: Santri merayakan kemerdekaan Republik Indonesia dengan semangat dan bahagia

Indikasi Kebahagiaan orang Beriman;

  1. Ketenangan Jiwa : Wajahnya berbinar karena hati selalu tenang dan tidak pernah menjual hati kepada selainNYA. Ia yakin bahwa Allah SWT, selalu ada untuk menemani.
  2. Sabar dan Tawakal Saat Susah : Setiap ujian diterima dengan sabar karena diyakini akan mendatangkan pahala, menghapus dosa dan tanda akan segera tiba jalan keluar atau kesuksesan
  3. Selalu Dipertemukan Allah SAW, Pada Cela Untuk Bersyukur dan Ridlo Pada Yang Sedikit : Sadar atas nikmat dan disyukuri dengan menggunakan nikmat untuk hal yang baik. Berani memberi dan tak terganggu dengan kekayaan atau kenikmatan orang lain
  4. Fokus Akhirat : Tidak terlalu sedih jika kehilangan harta dunia karena yakin pada takaran-NYA yang selalu adil dan terbaik.
  5. Ringan Melantun Dzikir dan Doa Dimanapun dan Dalam Kondisi Apapun : Allah SWT, selalu menjadi tempat memuja dan tempat mengadu yang membuatnya nyaman.
  6. Hidupnya Merdeka dan Terasa Ringan : Punya arah dan tujuan hidup yang jelas hingga tidak mudah terganggu atau tersakiti oleh kebencian orang lain.

Cukup Allah saja buatku. Allah ada, ada Allah. Aku bahagia dan merdeka!

اللهم إني أسألك نفساً بك مطمئنة، تؤمن بلقائك، و ترضى بقضائك، و تقنع بعطائك

Ya Allah, aku memohon kepada-MU jiwa yang merasa tenang kepada-MU, yang yakin akan berjumpa dengan-MU, yang ridlo dengan ketetapan-MU, dan yang merasa cukup dengan pemberian-MU..

(@msdrehem)

Leave a Comment