Mendidik Generasi Qur’ani yang Peduli Bumi, SMP DAFI Raih Adiwiyata Kabupaten 2026

SMP DAFI Pesantren Al Qur’an Science berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo tahun 2026. Capaian ini menjadi apresiasi atas komitmen sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui aksi nyata dan pembiasaan perilaku ramah lingkungan di kalangan santri.

Kepala SMP DAFI, Ustadzah Uswatun Aisah, S.Pi., M.Pd., Gr., hadir dalam agenda penerimaan sertifikat Sekolah Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo tahun 2026. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Perjalanan meraih predikat ini dimulai pada tahun ajaran 2025/2026 melalui pendaftaran program Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) 2026. Setelah menjalankan program dan memenuhi tahapan penilaian, termasuk verifikasi lapangan pada Juli 2026, SMP DAFI memperoleh informasi kelulusan pada Oktober 2026.

Ketua Tim Adiwiyata SMP DAFI, Ustadzah Riza, menjelaskan bahwa upaya tersebut diawali dengan pembentukan tim yang melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan, serta kelompok kerja (pokja) yang terdiri atas guru dan kader Adiwiyata dari kalangan santri. Jumlah kader santri mencapai 20,49 persen dari keseluruhan santri.

Sekolah juga merumuskan Identifikasi Potensi dan Tantangan Lingkungan Hidup (IPTLH), menetapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) untuk periode empat tahun dan satu tahun, serta menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), puskesmas, komite sekolah, dan berbagai lembaga pendukung.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sabtu Bersih, menanam dan merawat tanaman, memelihara ikan, piket kelas, membersihkan fasilitas umum, serta Shining Class atau lomba kelas terbersih. Nilai peduli lingkungan juga diintegrasikan dalam pembelajaran, kegiatan kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

SMP DAFI turut membudayakan zero waste melalui penggunaan wadah makanan pribadi dan tumbler, serta mengampanyekan penghematan listrik dan air. Berbagai aksi nyata tersebut dipublikasikan melalui Instagram, situs web sekolah, serta media cetak dan elektronik untuk memperluas edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Keberhasilan ini didukung oleh keterlibatan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, santri, komite, hingga mitra dan pemangku kepentingan lainnya.

Kepala SMP DAFI, Ustadzah Uswatun Aisah, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, kami merasa bersyukur dan bangga atas penghargaan Adiwiyata Kabupaten yang telah diterima oleh SMP DAFI. Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga dukungan komite dan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar prestasi, melainkan amanah untuk menjadikan kepedulian lingkungan sebagai karakter yang melekat pada diri setiap peserta didik.

Ke depan, SMP DAFI berkomitmen meningkatkan kualitas program Adiwiyata secara berkelanjutan dan memperluas dampaknya hingga ke keluarga serta masyarakat. Sekolah juga berharap dapat melangkah menuju predikat Adiwiyata tingkat Nasional.

Bupati Sidoarjo, memberikan nasihat kepada sekolah yang mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten Tahun 2026

“Kami ingin membangun sekolah yang unggul dalam bidang akademik dan Al-Qur’an, sekaligus mampu membentuk generasi yang peduli, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Capaian ini memperkuat komitmen SMP DAFI untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik dan pembentukan karakter Qur’ani, tetapi juga menanamkan tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Melalui aksi nyata dan kolaborasi berkelanjutan, SMP DAFI berikhtiar membentuk generasi yang peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga ciptaan Allah SWT.

Leave a Comment