Dari Teori ke Aksi: Santri SMP DAFI Hidupkan Pembelajaran Bernilai Empati

Mengawali tahun 2026, santri SMP DAFI bersama Baziskaf DAFI mencanangkan pembelajaran kokurikuler CORE (Character, Obedience, Resilient, Empathy) sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian dan empati santri melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat, salah satunya dengan mengunjungi Yayasan Yatim/Piatu Al Insan.

Kunjungan santri SMP DAFI ke Yayasan Al Insan dilaksanakan dalam rangka kegiatan kokurikuler CORE sebagai bentuk pembelajaran nyata di luar kelas. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial serta membangun karakter santri melalui pengalaman berbagi dan berinteraksi langsung dengan anak-anak yatim dan piatu.

Secara keseluruhan, para santri menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam mempersiapkan kunjungan tersebut. Mereka terlibat aktif sejak tahap perencanaan, mulai dari mengonsep kegiatan yang akan dilakukan bersama adik-adik di yayasan, menyiapkan rangkaian acara kebersamaan, hingga menggalang dan menyiapkan bantuan yang akan disalurkan. Proses persiapan ini menjadi bagian penting dari pembelajaran karakter, melatih tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian sosial.

Foto bersama santri SMP DAFI dengan anak putri binaan yayasan yatim/piatu Al Insan

Melalui kegiatan ini, santri tidak hanya memahami nilai-nilai kebaikan secara teori di ruang kelas, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. Mereka belajar untuk berempati dengan melihat kondisi nyata, menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang dimiliki, serta memahami pentingnya berbagi dengan sesama. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu membuka perspektif baru bagi santri tentang makna kebersamaan, ketangguhan, dan kasih sayang.

Kegiatan di Yayasan Al Insan menjadi salah satu implementasi konkret dari nilai Empathy dan Character yang ingin ditanamkan secara berkelanjutan kepada para santri.
Ustadz Andy selaku Koordinator Baziskaf DAFI menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat mendampingi para santri dalam kegiatan ini.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bangga bisa mendampingi para santri untuk memberikan pengalaman langsung serta mengajarkan pentingnya berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Semoga dari pengalaman ini kelak menjadikan mereka insan yang sukses namun tidak lupa dengan saudara-saudara yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Kepala SMP DAFI Ustadzah Uswatun Aisah berharap setelah mengikuti kegiatan ini, santri memiliki kepekaan sosial yang lebih baik, tumbuh rasa empati terhadap sesama, serta terbentuk karakter yang kuat. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para santri untuk tumbuh sebagai pribadi yang peduli, tangguh, dan konsisten menerapkan nilai-nilai CORE dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program kokurikuler CORE, Pesantren melalui SMP DAFI berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepedulian sosial, mencetak generasi berakhlak, berdaya, dan bermanfaat bagi umat.

Leave a Comment