Silaturrahim dan Takziyah DAFI Pesantren Al Qur’an Science ke Pesantren Al Khoziny Buduran: Wujud Solidaritas dan Doa di Tengah Musibah

Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian antar lembaga pendidikan Islam, Keluarga Besar DAFI Pesantren Al Qur’an Science melaksanakan silaturrahim dan takziyah ke Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, pasca musibah runtuhnya bangunan musholla di area pesantren tersebut. Rombongan DAFI yang dipimpin oleh Sekretaris Pengasuh Pesantren, K.H. Syaiful Arifin, SS., M.Pd, bersama jajaran pimpinan pesantren, disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny, K.H. Abdus Salam Mujib. Pertemuan berlangsung penuh keakraban, keharuan, dan diakhiri dengan doa yang dipimpin Kyai Abdus Salam Mujib. Dalam kesempatan itu, K.H. Syaiful Arifin menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa Pesantren Al Khoziny. Beliau juga mendoakan agar seluruh santri, asatidz, dan keluarga besar pondok senantiasa diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan untuk bangkit kembali. “Kami ikut merasakan musibah ini Yai. Semoga Allah SWT. segera memberikan kemudahan kepada Al-Khoziny untuk agar dapat ksegera memulai aktivitasnya lagi dengan baik.” ujar K.H. Syaiful Arifin. Sebagai bentuk nyata solidaritas dan kepedulian, DAFI Pesantren Al Qur’an Science juga menyalurkan donasi solidaritas sebesar Rp. 14.184.029 yang telah dihimpun dari para donatur. Bantuan tersebut diserahkan melalui BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, sebagai lembaga resmi penghimpun donasi yang diarahkan oleh Dinas Pendidikan untuk membantu proses pemulihan Pondok Pesantren Al Khoziny. Ustadz Andy, selaku perwakilan dari Baziskaf DAFI, menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan amanah dari para donatur yang mempercayakan bantuan mereka melalui DAFI. “Setiap rupiah yang terkumpul adalah titipan kebaikan dari para muhsinin dan kami teruskan amanah ini melalui lembaga resmi yang ditunjuk Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo. Semoga Allah SWT mencatat sebagai amal jariyah dan menjadi bukti nyata bahwa kita sesama pesantren saling menguatkan, mendoakan, dan mendukung di saat suka maupun duka,” ungkapnya. Silaturrahim dan takziyah ini menjadi wujud nyata bahwa ukhuwah Islamiyah bukan sekadar kata, tetapi rasa yang tumbuh dari kepedulian dan cinta antar sesama. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan bagi Pondok Pesantren Al Khoziny untuk segera bangkit, serta melipatgandakan pahala bagi seluruh pihak yang telah membantu dalam kebaikan ini.