Menginspirasi Lewat Dakwah Digital, Santri Penerima Beasiswa Baziskaf DAFI Raih Prestasi!

Kabar membahagiakan kembali datang dari santri penerima beasiswa Baziskaf DAFI. Muhammad Raffka Alfarizi, santri kelas XI Azhary MA DAFI, berhasil menorehkan prestasi dalam ajang lomba Video Dakwah tingkat provinsi yang diselenggarakan dalam rangkaian event Counsfess oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Raffka, yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara dan berasal dari Ciamis, Jawa Barat, dikenal sebagai santri yang tekun dalam belajar dan menghafal Al-Qur’an. Dalam lomba tersebut, ia mengangkat nilai-nilai Islam yang dikemas secara kreatif melalui media video dakwah. Baginya, tantangan utama bukan hanya pada pesan yang disampaikan, tetapi juga pada proses teknis pembuatan video, mulai dari pengambilan gambar hingga tahap penyuntingan yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian. “Yang saya perjuangkan dalam lomba ini adalah bagaimana nilai-nilai Islam bisa tersampaikan dengan baik melalui media video. Prosesnya tidak mudah, banyak rintangan saat pengambilan gambar maupun saat editing, namun dari situ saya belajar untuk terus berusaha dan tidak menyerah,” ungkap Raffka. Selain aktif berprestasi, Raffka juga merupakan penghafal Al-Qur’an. Ia menuturkan bahwa niat utamanya dalam menghafal Al-Qur’an adalah sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Di sisi lain, ia juga memiliki harapan besar untuk dapat membahagiakan kedua orang tuanya, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Ke depan, Raffka memiliki cita-cita menjadi seorang pengusaha sukses yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ketaatan kepada Allah SWT. Ia meyakini bahwa kesuksesan harus diraih melalui ikhtiar yang sungguh-sungguh, diiringi doa dan tawakal. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua bantuan, dukungan, dan doa yang telah diberikan oleh seluruh pihak, baik dalam bentuk materi maupun lainnya. Saya percaya bahwa ridho Allah adalah segalanya, dan perjuangan tidak akan mengkhianati hasil. Jatuh bukanlah kehinaan, tetapi bagian dari proses menuju kesuksesan,” tambahnya. Prestasi yang diraih oleh Muhammad Raffka Alfarizi menjadi bukti nyata bahwa program beasiswa yang diberikan oleh Baziskaf DAFI memiliki dampak yang sangat besar. Melalui beasiswa ini, santri yatim, dhuafa, dan santri berprestasi mendapatkan kesempatan untuk terus belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi terbaik yang mereka miliki. Baziskaf DAFI menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur dan pihak yang telah berkontribusi dalam program beasiswa ini. Dukungan yang diberikan tidak hanya membantu keberlangsungan pendidikan para santri, tetapi juga menjadi jalan lahirnya generasi muda Islam yang berprestasi, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat.

Berkontribusi! DAFI Raih Juara 2 Lomba Video PHBS Dinas Kesehatan Jawa Timur, Santri Beasiswa Turut Berpartisipasi

Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, keluarga besar DAFI Pesantren Al Qur’an Science menerima kabar bahagia. Dua santri beasiswa DAFI berhasil turut mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo dengan meraih Juara 2 dalam Lomba Video Iklan Layanan Masyarakat PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Yang membuat pencapaian ini semakin istimewa, video tersebut melibatkan dua santri binaan penerima beasiswa DAFI di dalam tim intinya, yakni M. Raffka Alfarizi bin Alm. Dadang Herawan (asal Ciamis) dan Adinda Farida binti Alm. Desta Priyonggo (asal Sidoarjo). Raffka berperan sebagai talent utama, sementara Adinda turut menjadi bagian dari tim briefing talent putri. Keduanya mengaku bangga dan bersyukur atas hasil yang diumumkan pada momen spesial Hari Santri Nasional ini. “Alhamdulillah, mendapat kado spesial di Hari Santri Nasional,” tutur Raffka dengan penuh rasa syukur. Adinda pun mengungkapkan hal senada. Baginya, pengalaman ikut dalam produksi video berdurasi singkat namun sarat makna ini merupakan tantangan berharga. “Masyaallah ustadz, ini tantangan baru bagi kami dan alhamdulillah bisa memberikan yang terbaik,” ujar Adinda dengan senyum bangga. Menariknya, di tengah padatnya proses produksi yang berlangsung selama sepekan, kedua santri ini tetap istiqomah menjaga hafalan Al Qur’an. Baik Raffka maupun Adinda merupakan hafidz dan hafidzah 30 juz Al Qur’an yang terus rutin menyetorkan hafalan (setoran) dan melakukan murojaah setiap hari. “Bismillah ustadz, inginnya bisa tasmi’ hafalan 30 juz Al Qur’an sekali duduk di tahun ini,” tambah Adinda penuh semangat. Amanah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dalam pembuatan video ini dijalankan secara optimal oleh tim pesantren, yang turut melibatkan para santri berprestasi dan penerima beasiswa. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa santri beasiswa DAFI tidak hanya unggul dalam hafalan Al Qur’an, tetapi juga memiliki kompetensi dan potensi di berbagai bidang. “Alhamdulillah, selamat dan terima kasih kepada Mas Raffka dan Mbak Adinda yang telah turut berkontribusi membawa nama baik pesantren dan Kabupaten Sidoarjo,” tutur Ustadz Andy Setiawan, Koordinator Baziskaf DAFI. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa mendukung pendidikan santri yatim dan penghafal Al Qur’an bukan hanya menghadirkan keberkahan bagi mereka, tetapi juga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para donatur dan orang tua asuh. Melalui program beasiswa pendidikan penghafal Al Qur’an, banyak santri seperti Raffka dan Adinda yang dapat melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Mari menjadi bagian dari kebaikan ini — dukung pendidikan santri yatim penghafal Al Qur’an agar lebih banyak generasi berprestasi lahir dari DAFI Pesantren Al Qur’an Science.